19 Apr, 2023

Tensar Triax Geogrid Sebagai Solusi Stabilisasi Jalan Akses di Atas Tanah Dasar Lunak

Kondisi tanah dasar bermasalah (lunak)

Area pertambangan, pengeboran minyak, dan perkebunan di Indonesia sebagian besar dapat ditemukan di luar Jawa, seperti di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Sebagai contoh, jenis pertambangan di area-area tersebut meliputi pertambangan batu bara, nikel, tembaga, emas, tambang pasir, pengeboran minyak bumi, dll.

Sebagian besar area pertambangan, pengeboran minyak, maupun perkebunan berada di daerah yang memiliki tanah dasar yang lunak (soft soil), dimana nilai CBR lapangan kurang dari 3%, seperti tanah berlumpur, area rawa, tanah gambut dan tanah ekspansif.

Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu solusi yang paling banyak digunakan adalah melakukan stabilisasi pembangunan jalan akses. Sebagai contoh, dengan dilakukannya stabilisasi pembangunan jalan akses pada area industri pertambangan dan pengeboran minyak dapat meningkatkan kinerja pekerjaan proyek, yaitu memberikan kemudahan untuk mengakses area tersebut serta meningkatkan efisiensi waktu dalam transportasi material yang diperlukan untuk pembangunan proyek tersebut.

Area Tanah Dasar Berlumpur
Area Tanah Dasar Berawa
Area Tanah Dasar Gambut (Peat Soil)

Permasalahan jalan akibat tanah lunak

  • Terjadi penurunan setempat (differential settlement), yang mengakibatkan jalan bergelombang.
  • Kesulitan untuk dilalui karena roda ban truk masuk ke dalam lapisan atau struktur perkerasan jalan.
  • Lapisan base susah dipadatkan karena lapisan tersebut dapat masuk atau bercampur ke dalam tanah dasar yang lunak. Hal ini bisa mengakibatkan membengkaknya kuantiti atau volume material base.
Penurunan Setempat (Differential Settlement)
Jalan Akses Yang Susah Dilalui Truk
Jalan Akses Yang Susah Didapatkan

Masalah-masalah tersebut di atas akan sangat mengganggu operasional sekaligus memperbesar biaya maintenance atau perawatan dan perbaikan jalan akses (hauling road) area tambang, pengeboran minyak, maupun perkebunan.

“SOLUSI PERMASALAHAN TANAH DASAR LUNAK ADALAH MENGGUNAKAN TENSAR TRIAX GEOGRID”

Sebagai solusi praktis atas permasalahan-permasalahan tanah dasar lunak di atas, maka kami, PT Multibangun Rekatama Patria, sebagai distributor tunggal produk-produk Tensar geogrid di Indonesia, menyediakan Tensar TriAx Geogrid sebagai bahan untuk stabilisasi tanah dasar lunak.

Tensar TriAx Geogrid adalah material geosintetik yang terbuat dari plastik Polypropylene (PP) yang berupa lapisan dengan bukaan berbentuk segitiga yang berfungsi untuk mengunci agregat yang ada di atasnya (interlocking effect).

Dengan terkuncinya agregat, terutama pada material granular (seperti material sirtu, base A dan base B), maka agregat tidak akan mudah bergerak dan tidak masuk ke dalam tanah dasar yang lunak

Selain itu, interlocking effect dari Tensar TriAx Geogrid ini juga memberikan stabilisasi dan kekakuan dalam sistem perkerasan jalan akses tambang (hauling road), pengeboran minyak, maupun jalan akses perkebunan.

Kombinasi antara material granular dan Tensar TriAx Geogrid juga mendistribusikan beban roda kendaraan secara merata pada lapisan tanah dasar, sehingga beban yang diterima oleh tanah dasar tersebut per satuan luasnya menjadi lebih kecil.

Perbandingan Jalan Yang Memakai TriAx Geogrid dan Tidak Memakai TriAx Geogrid

Proses Penggunaan TriAx Geogrid di Area Pertambangan, Pengeboran Minyak dan Perkebunan.

Sebelum akhirnya TriAx geogrid digunakan sebagai material stabilisasi tanah lunak di area proyek pertambangan, perlu dilakukan terlebih dahulu tahap desain perhitungan (proses engineering).

Tujuan melakukan desain perhitungan adalah untuk menentukan tipe TriAx Geogrid yang tepat dan berapa ketebalan lapisan granular yang dibutuhkan.


Data-data yang diperlukan adalah : berapa persentase (%) CBR tanah dasar, apa jenis kendaraan yang akan melewatinya dan berapa beban gandarnya, serta berapa LHR nya (jumlah lalu lintah harian rata-rata).
Setelah mendapatkan data-data tersebut, maka perhitungan dilakukan mengunakan software TensarPave.

Proyek Tensar TriAx Geogrid di Area Pertambangan, Pengeboran Minyak dan Perkebunan

Jalan Akses Perkebunan Kelapa Sawit, Kalimantan Selatan 2022
Jalan Akses Pengeboran Minyak Prabumulih, Sumatera Selatan 2019
Area Pengeboran Minyak Bumi Kuala Tungkal, Jambi 2017
Jalan Tambang (Hauling Road) Tapin, Kalimantan Selatan 2012

PROYEK KAMI

Mengapa Menggunakan Jasa Kami?

Dilengkapi Jasa Desain dan Perencanaan
Didukung Tenaga Ahli dan Professional
Distributor Tunggal Tensar Di Indonesia
Ready Stock Material Tensar Geogrid
Pengalaman Lebih Dari 20 Tahun

DAPATKAN PENAWARAN HARGA

Share:

Berita Lainnya

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Tata Kelola Stockpile Tambang
1 Sep, 2026

Panduan Tata Kelola Stockpile Tambang

Daftar isi: Halo sobat multibangun, Stockpile tambang adalah fasilitas penyangga produksi yang mengatur aliran material, menjaga kualitas melalui proses pencampuran, dan mengamankan pasokan sebelum pengiriman. Tata kelola area penimbunan ini menjamin operasi tetap aman dari risiko, meski ada kendala di lubang galian atau hambatan jalur logistik. Perbedaan ROM Stockpile vs Port Stockpile Banyak orang awam […]

Analisis Teknis Efektivitas Geomembrane HDPE sebagai Sistem Lapisan Penutup (Capping) pada TPA Sampah Modern
1 Sep, 2026

Analisis Teknis Efektivitas Geomembrane HDPE sebagai Sistem Lapisan Penutup (Capping) pada TPA Sampah Modern

Daftar isi:  Abstrak Pengelolaan sampah perkotaan dengan sistem Sanitary Landfill memerlukan sistem pengendalian lingkungan yang mampu membatasi infiltrasi air hujan, mengendalikan pembentukan dan migrasi air lindi (leachate), serta mengelola emisi gas landfill. Salah satu komponen penting dalam sistem tersebut adalah lapisan penutup akhir (final cover/capping system). Penggunaan geomembrane High-Density Polyethylene (HDPE) sebagai lapisan kedap (barrier […]

Panduan AMDAL Pertambangan: Syarat, Alur, dan Aturan Terbaru
31 Agu, 2026

Panduan AMDAL Pertambangan: Syarat, Alur, dan Aturan Terbaru

Daftar isi: Halo sobat multibangun, AMDAL pertambangan adalah kajian dampak lingkungan yang wajib dimiliki perusahaan tambang sebagai syarat utama penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi. Berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, dokumen ini memastikan perlindungan ekologis sekaligus menjadi dasar hukum sahnya aktivitas penambangan di Indonesia. Mengapa Dokumen AMDAL Krusial untuk Izin Operasi Produksi? Tanpa […]