Multibangun kembali berhasil menyelenggarakan webinar teknis yang membahas salah satu topik penting dan inovatif dalam bidang geoteknik, yaitu “Mengatasi Tantangan Infrastruktur Kawasan Kota Mandiri – Multiblock Retaining Wall System.” Webinar ini menghadirkan Ir. Antonius Bagus Wijaya, Design and Estimate Manager PT Multibangun Rekatama Patria, sebagai pembicara utama. Dalam sesi tersebut, beliau membagikan wawasan serta pengalaman teknis terkait perencanaan dan pelaksanaan dinding penahan tanah untuk mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan Kota Baru Parahyangan.
Webinar ini mengangkat berbagai tantangan geoteknik dan konstruksi yang umum dijumpai dalam pengembangan kawasan kota mandiri yang berkembang dengan cepat. Kondisi lapangan sering kali menuntut solusi yang mampu mengatasi keterbatasan area kerja, tingginya biaya pembebasan lahan akibat lokasi proyek yang berdekatan dengan permukiman, serta variasi topografi dengan perbedaan elevasi yang signifikan, mulai dari area lembah hingga perbukitan. Selain itu, keberadaan tanah lunak (soft soil) dengan daya dukung rendah turut menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam menentukan sistem struktur yang tepat.
Dalam pemaparannya, Ir. Antonius Bagus Wijaya menjelaskan berbagai solusi praktis melalui penerapan teknologi Multiblock Retaining Wall System (MSE Wall) yang dapat disesuaikan dengan kondisi proyek. Sistem ini mengombinasikan elemen blok beton modular Multiblock Prestige dengan perkuatan Tensar Geogrid Uniaxial serta konektor bergerigi khusus untuk membentuk sistem dinding yang stabil dan efisien.
Beberapa poin kunci yang dibahas dalam webinar ini antara lain:
- Penerapan Desain Dinding Back-to-Back di Lahan Terbatas: Pembangunan flyover setinggi 4,6 meter tepat di samping rumah warga tanpa perancah luar (dry stack construction), meminimalisir gangguan getaran, kekhawatiran warga sekitar, serta menghemat waktu pelaksanaan hingga selesai hanya dalam 2 bulan.
- Metode Pelaksanaan Konstruksi Parsial pada Perbedaan Elevasi Ekstrem: Konstruksi dinding penahan tanah setinggi hingga 9 meter untuk akses kluster eksklusif Bumi Luhur Highland yang dikerjakan secara segmental (parsial). Metode ini membuat pengerjaan berjalan simultan dengan struktur box underpass tanpa mengganggu lalu lintas jalan kabupaten di bawahnya.
- Teknologi Perkuatan Tanah dengan Tensar Geogrid Uniaxial & Konektor Berdaya Kunci Tinggi: Pemanfaatan material HDPE anti-UV berkualitas tinggi dengan masa pakai desain hingga 120 tahun. Sistem diperkuat konektor bergerigi khusus yang mengunci blok beton secara struktural sehingga sangat fleksibel terhadap risiko penurunan tanah (settlement).
- Manajemen Drainase Belakang (Back Drainage) Tanpa WeepHole: Pengaplikasian sistem drainase belakang menggunakan pipa berpori (perforated pipe) untuk menangkap air resapan tanah, menjaga permukaan dinding tetap bersih, rapi, estetis, dan bebas dari limpasan air permukaan.
- Peningkatan Daya Dukung Tanah Lunak & Stabilisasi Perkerasan Jalan dengan Tensar Geogrid Triaxial (TX 160): Solusi cerdas menggunakan Geogrid Triaxial untuk mengatasi lapisan tanah dasar lunak sedalam 2-3 meter serta memperkuat subbase jalan agar awet, kokoh, dan bebas bergelombang di bawah beban lalu lintas kendaraan berat.
Berikut merupakan cuplikan keseruan webinar.